• 20

    Jan

    Jangan Hancurkan Kredibilitasmu dengan Fitnah

    Era sekarang ini adalah era kemudahan membagi informasi. Semua bisa membagi apa yang ia tahu di media online. Terkhusus bagi para blogger, tulisan ini hendak berbagi bagaimana menjaga kredibilitas kita di mata pembaca. Kita, para blogger, bukanlah media mainstream yang selalu ditunggu oleh pembaca. Namun, kita juga tidak boleh berkecil hati karena tulisan kita masih menjadi alternatif bagi pembaca yang butuh informasi selain dari media arus utama tersebut. Agar kita dapat kepercayaan dari pembaca tentunya kita harus mempertahankan kejujuran dan fakta sehingga informasi yang kita tuliskan mempunyai reliabilitas (tingkat kepercayaan) yang tinggi. Terlebih bila tulisan kita berupa informasi humanis (feature) jangan sampai terjadi salah informasi karena data yang tidak lengkap apa lagi cender
    Read More
  • 1

    Jan

    Semoga Tulisanku Tidak Menjadi Kenangan

    Tahun 2016 baru saja pergi. Beragam kenangan baik maupun buruk tertinggal di sana. Termasuk tulisanku di blogdetik.com. Di tahun kemarin adalah saat terindah perihal tulisanku karena hampir tiap bulan ada di headline. Meski hanya tulisan ringan namun satu hal yang pasti bahwa tulisan yang muncul di headline itu sungguh berarti bagiku. Mungkin di mata admin blogdetik bermanfaat juga bagi orang lain makanya dijadikan headline. Ada kegembiraan yang meruak ketika tulisan menjadi headline. Ini dikarenakan kita bisa berbagi ide dengan banyak pembaca.  Apa yang tertulis di  tahun 2016 memang sudah menjadi konsumsi publik. Selamat tinggal tulisan-tulisanku semoga masih ada pembaca yang menikmatinya di tahun 2017. Saya berharap tulisanku di tahun 2016 bukan hanya menjadi kenangan saja bu
    Read More
  • 25

    Dec

    Terima Kasih, Ibu Kau Adalah Guru dan Cinta Pertamaku

    Seorang yang selalu ada di belakangmu, menjadi pendoamu, menjadi pembelamu, dan semua itu tanpa harap balas budi ia adalah ibu. Wanita yang dengan ikhlas mencintai bahkan sebelum tahu wujud rupa kamu, ibu begitulah kita memanggilnya. Berkat kebesaran cinta dan pengorbanan yang diberikan seorang ibu pada anak anaknya Nabi Muhammad SAW pun menempatkan derajatnya tiga tingkat dibandingkan derajat seorang ayah. Adakah cinta yang lebih tulus daripada cinta seorang ibu pada anaknya? Bahkan kekasih yang paling kau cinta pun tak mampu menyamai cintanya. Ibu adalah guru kita yang pertama. Ia mengajari kita aneka rupa kecakapan hidup mulai berbahasa, bersopan santun dan aneka ketrampilan hidup lainnya karena ialah orang yang selama 24 jam bersama kita saat kita tumbuh dan berkembang. Adakah kita da
    Read More
- Next

Author

Saya adalah arsiparis di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lamongan. Saya juga ngajar Seni dan budaya di SMAM6 Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan. Yang pasti saya suka nulis itu saja.

Search

Recent Post