• 25

    Aug

    Antasari; Kepastian Hukum dan Keadilan

    Kasus mantan ketua KPK Antasari Azhar memang sudah lama namun ketika diangkat lagi ke ranah publik seolah itu adalah kasus kemarin dan selalu hangat dibicarakan. Bukan masalah kasusnya yang begitu asyik akan tetapi publik begitu penasaran akan sosok Antasari ini, sebegitu berbahayanya kah hingga harus dipinggirkan dalam urusan negeri ini. Kemarin, malam 24 agustus 2016 salah satu stasiun televisi menampilkan kembali sosok Antasari Azhar dengan ditemani host yang lagi naik daun dengan gaya berondongan pertanyaan bertubi tubi Nazwa Shihab. Dalam acara tersebut Antasari begitu tenang diberondong pertanyaan oleh sang Host acara. Dalam Acara tersebut juga dihadirkan adik kandung korban, Nazarudin yang anehnya malah sejak pertama tahu kakaknya terbunuh malah menyangsikan bahwa pembunuh kakanya
    Read More
  • 10

    Aug

    Full Day School Harus Mengakomodasi Hak Bermain Anak-anak

    Seperti yang sudah sudah bahwa setiap ganti menteri pasti ada hal baru yang ditawarkan ke publik. Apa yang dilakukan oleh menteri tersebut adalah sebuah tanggung jawab sebagai orang yang ditunjuk presiden untuk memberikan penyegaran program program pemerintah. Salah satu yang kini ramai adalah gagasan mendiknas yang baru Bapak Muhadjir Effendi agar sekolah menerapkan Full day School. Setelah ramai jadi perdebatan dan sempat diluruskan oleh mendikbud bahwa Full day school bukan sekolah sehari penuh, melainkan pemberian ekstrakurikuler   yang lebih banyak panjang. Apapun yang diterapkan di sekolah sejatinya adalah dengan tujuan membangun karakter sekaligus pengetahuan bagi siswa. Saya rasa akan lebih bijak untuk menyadari bahwa karakter siswa bukan bersandar pada kegiatan di sekolah sa
    Read More
  • 28

    Jul

    Meski Bernuansa Politis, Semoga Reshuffle Kabinet Tetap Demi Negara

    Tidak bisa dipungkiri bahwa peran partai politik dalam demokrasi memang masih menentukan dalam mempengaruhi arah kebijakan negara. Tak berlebihan bila kita menganggap pemerintah sepertinya ada kesan membagi bagi kekuasaan dengan unsur unsur yang berasal dari partai baik itu partai pendukung maupun partai oposisi dipungkiri atau tidak. Namun, gejala ini semoga juga menyadarkan partai politik bahwa meski kalah dalam perebutan kekuasaan ( pilpres ) kepentingan negara tetap menjadi nomor satu bukan sekedar kekuasaan semata. Presiden sebagai wakil pemerintahan memang mempunyai hak prerogatif untuk memilih para pembantunya. Jadi ketika ada proses pemilihan menteri sebagai pembantu presiden dalam menjalankan pemerintahan semua pengamat mesti ramai dan riuh berpendapat di media. Mereka menunggu d
    Read More
- Next

Author

Saya adalah arsiparis di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lamongan. Saya juga ngajar Seni dan budaya di SMAM6 Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan. Yang pasti saya suka nulis itu saja.

Search

Recent Post