Darrr, Menjelang Ramadhan, Astaghfirullah..

25 May 2017

Blarr

Lagi dan lagi bom meledak di negeri ini. Kita semua terhenyak mendengar dan melihat berita Bom dI Terminal Kampung Melayu Jakarta. Dan sekali lagi kekerasan mengatasnamakan agama kembali terjadi entah siapa yang bertanggung jawab dan berada dibalik itu semua.

Sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan. Harusnya kedamaian ketenangan hendaknya kita ciptakan untuk menyambut bulan suci tersebut. Sebagaimana kita tahu,  MUI sudah menetapkan dalam fatwa Nomor 3 Tahun 2014 bahwa terorisme adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradaban yang menimbulkan ancaman serius terhadap kedaulatan negara, bahaya terhadap keamanan, perdamaian dunia serta merugikan kesejahteraan masyarakat. Perbuatan terorisme adalah haram hukumnya. 

Kejadian yang di duga Bom bunuh diri ini setidaknya semakin mencoreng negara kita karen akan diidentikan dengan teror. Harusnya kita semua memahami kondisi sosial negara kita. Kita adalah negara yang berbhineka Tunggal Ika. Perbedaan dan ketidakseragaman adalah keniscayaan. Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada setiap penganjur kekerasan, tolong hentikan cara cara kekerasan untuk mencapai tujuan.

Indonesia dulu dikenal sebagai negara yang tolerir dan menghargai perbedaan. Semua unsur perbedaan ada di dalamnya. Kita berbeda, Suku, Agama, Ras, dan Golongan namun kedamaian itu tercipta dan membuat semua bangsa segan dan mengagumi kita. Kini konflik seolah gampang terjadi dan seringkali itu dikaitkan dengan persoalan keyakinan.

Semoga kita semua menyadari apapun Agama kita bila itu menganjurkan agresifitas tentunya ada yang salah dengan cara kita memahami gama yang kita anut. Agama adalah Rahmatan lil Alamin, bagi kita umat Islam. Harusnya apa yang kita pegang bisa memberikan kedamaian bagi orangorang di sekitar kita.

Kita harus selalu mawas diri terhadap fitnah fitnah yang memancing emosi kita. Bulan Ramadhan semoga bisa lebih menajamkan hati kita untuk lebih awas. Kita umat Islam, yang mayoritas di negeri ini, tentunya tak perlu melakukan kekerasan untuk sekedar mencapai tujuan tertentu di negeri ini.

Bukankah kita dianjurkan untuk berdakwah dengan ucapan yang lemah lembut dan  santun?   


TAGS Bom Bunuh diri Ramadhan


-

Author

Saya adalah arsiparis di Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan. Saya juga ngajar Seni dan budaya di SMAM6 Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan. Yang pasti saya suka nulis itu saja.

Search

Recent Post