Ngabuburit Meneladani Jejak Yi Man

19 Jun 2017

Yi Man

Ketika sebuah komunitas Alumni sebuah Pondok Pesantren beraktivitas membuat sebuah event, maka yang dilakukan tentunya akan tidak jauh dari apa yang pernah dilakukan oleh Kyainya. Komunitas Al Bisos dari Pondok Pesantren ( Ponpes) Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur ini salah satunya. Mereka menggelar acara buka bersama dengan cara mengundang anak anak yatim dari Panti asuhan Yatim Ponpes Karangasem.

 

 

 

Hari Minggu 18/6/17 kemarin Al Bisos  mengajak seluruh mantan Ust di ponpes Karangasem untuk bersama berbagi keceriaan bersama anak anak yatim di Desa Karang wungu tepatnya di kediaman Gus Huda salah satu anggota Al Bisos yang sukses sebagai Ustadz sekaligus seorang direktur perusahaan yaitu PT. Kawung.

Sore itu mereka bersama sama mengikuti dan menyimak tausiyah dari mantan Ust mereka semasa sekolah Bapak Yazid, M.Pd., yang banyak berkisah tentang sosok Yi Man Pendiri Ponpes Karangasem Paciran Lamongan ini.

Dikisahkan oleh Ust Yazid bagaimana keseharian KH Abdurrahman Syamsuri atau yang akrab disapa Yi man yang sederhana dan zuhud. Pernah suatu ketika Ust. Yazid diajak bersama sama Yi Man untuk berkunjung ke sebuah daerah terkena bencana, tepatnya di Banyuwangi ketika terjadi tsunami. Yi Man yang berperilaku sederhana mengagetkan orang orang yang sedang mengaji di sebuah masjid karena dengan potongan sederhana seperti orang biasa ternyata beliau mengaji tanpa membuka al quran.

Yi Man, yang semasa hidupnya menjadi langganan juri MTQ Nasional memang tidak pernah berjubah seperti Kyai Kyai zaman sekarang. Beliau seringkali berpakaian sederhana seperti orang biasa dan itu yang membuat beliau dekat dengan masyarakat. Bahkan karena terlalu sederhananya seringkali wali santri ketika berkunjung ke Ponpes Karangasem tidak tahu mana kyai pengasuhnya bila tidak disapa oleh Yi man.

Semua yang hadir sore itu seolah merasakan kembali sosok Yi man melalui cerita Ust Yazid. Kezuhudan Yi man memang telah menginspirasi Al Bisos untuk lebih bisa berbagi dan beramal tanpa menghitung hitung untung dan rugi. Anis Azhar ketua Al Bisos pun mengiyakan bahwa apa yang dilakukan oleh kelompoknya selama ini belumlah sebanding dengan apa yang pernah diperjuangkan oleh Yi man semasa hidupnya.

 

Dan acara ngabuburit pun menjadi lebih mengasikkan disamping memperkaya nurani karena  dihibur juga oleh sajian musik religi Kyai Kawung pimpinan Gus Huda.     


TAGS RELIGI Ngabuburit


-

Author

Saya adalah arsiparis di Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan. Saya juga ngajar Seni dan budaya di SMAM6 Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan. Yang pasti saya suka nulis itu saja.

Search

Recent Post