Mental Baja dari Lapangan Voli

31 Jul 2017

Kejutan besar terjadi di GOR Tri Dharma Gresik. Tim voli putra Indonesia berhasil menembus semifinal kejuaraan Asia. Yang lebih luar biasa lagi mereka berhasil mengalahkan mantan juara Asia yaitu Iran. Dianggap sebagai tim terlemah yang berpartisipasi dalam kejuaraan Voli Asia ke-19 ini tim voli kita berhasil mengubah prediksi pengamat dengan lolos ke semifinal.

Sempat tertinggal 2-0 di dua set pertama mereka berhasil membalik keadaan dengan mengambil tiga set berikutnya untuk memastikan lolos ke semefinal menghadapi Jepang. Sehari sebelumnya tim kita sudah kalah tiga set langsung oleh Jepang. Namun, di semifinal nanti kondisi jelas berubah karena kedua tim sudah saling tahu kelemahan masing masing.

Apa yang dilakukan oleh tim voli putra kita ini adalah pencapaian yang pertama selama mengikuti kejuaraan Asia bola voli ini. dan ini adalah sejarah baru yang ditorehkan agung Seganti Dkk. Dilatih oleh mantan spiker  legendaris di era Loudry Maspaitela yang dulu sempat merajai Asia Tenggara, Syamsul Jais, pemain pemain kita seolah mempunyai mental juara dan tenaga yang tiada habis habisnya.

Sebelum lolos perempat final tim kita juga sempat berbuat hal yang sama dengan mengalahkan tim voli jazirah Arab lainnya yaitu Qatar dengan skor sama 3-2. dan prosesnya pun sama yaitu dengan tertinggal lebih dulu di dua set pertama sebelum membalik keadaan dengan menyapu bersih tiga set berikutnya.

Meski kalah postur dengan tim tim lain, terbukti bahwa voli adalah permainan tim yang mengandalkan kekompakan untuk menghasilkan kemenangan. Smesh adalah kelaziman dalam voli tapi tim yang mempunyai pertahanan kuat terbukti sering mengungguli tim tim dengan smesh terbaik.

Dengan kemampuan merata yang dimiliki Agung, Rivan, Sigit dan Machfud ditambah ketrampilan setter Dio Zulfikri yang mampu melakukan blok dari smesh lawan tim kita bisa dikatakan komplit. Dan tentunya mental yang kuat telah mereka miliki ini terbukti dua kali menang setelah sebelumya tertinggal 2-0 adalah salah satu point penting dalam sebuah pertandingan.  

Semoga malam nanti momen itu tetap terjaga dan kita bisa membalas kekalahan dari jepang di pertemuan sebelumnya, siapa tahu?


TAGS Voli Asia 2017


-

Author

Saya adalah arsiparis di Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan. Saya juga ngajar Seni dan budaya di SMAM6 Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan. Yang pasti saya suka nulis itu saja.

Search

Recent Post