• 11

    Aug

    Jalan Sehat Bersama Menyambut Kemerdekaan

    Ribuan warga Desa Paciran pagi ini 11 Agustus 2017 menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dengan Lomba Jalan Sehat. Berawal dari lapangan Bazis dan finish di Terminal ASDP sekitar Kawasan Wisata Bahari Lamongan berjarak kurang lebih 4km. Dimotori oleh Karang Taruna Putra Samudra, acara jalan sehat ini begitu ramai peserta karena melibatkan seluruh pelajar dan masyarakat Desa Paciran. Dibuka oleh Camat Paciran dan Kepala Desa Paciran, suasana pagi itu begitu meriah dan bersemangat karena panitia juga menyediakan beberapa hadiah hiburan dengan hadiah utama sebuah kulkas. Keseruan acara semakin bertambah ketika seluruh jajaran muspika Paciran hadir di garis finish menyambut kedatangan peserta jalan sehat pagi itu. Sambutan dari seluruh muspika membuat perayaan kemerdekaan ini begitu
    Read More
  • 19

    Jun

    Ngabuburit Meneladani Jejak Yi Man

    Ketika sebuah komunitas Alumni sebuah Pondok Pesantren beraktivitas membuat sebuah event, maka yang dilakukan tentunya akan tidak jauh dari apa yang pernah dilakukan oleh Kyainya. Komunitas Al Bisos dari Pondok Pesantren ( Ponpes) Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur ini salah satunya. Mereka menggelar acara buka bersama dengan cara mengundang anak anak yatim dari Panti asuhan Yatim Ponpes Karangasem.       Hari Minggu 18/6/17 kemarin Al Bisos  mengajak seluruh mantan Ust di ponpes Karangasem untuk bersama berbagi keceriaan bersama anak anak yatim di Desa Karang wungu tepatnya di kediaman Gus Huda salah satu anggota Al Bisos yang sukses sebagai Ustadz sekaligus seorang direktur perusahaan yaitu PT. Kawung. Sore itu mereka bersama sa
    Read More
  • 18

    Apr

    Gubernur Jakarta Harus Memahami Jakarta Adalah Kota Metropolitan

    Menjadi seorang gubernur Jakarta, tidaklah mudah mengingat kompleknya aneka ragam penduduknya. Hampir semua suku di Indonesia hadir di dalamnya. Tentunya kita tidak bisa mendominasikan budaya salah satu suku saja. Dengan keanekaragaman penduduk yang demikian komplek tentu berimbas pada kultur yang berbeda pula. Sebagai pemimpin Jakarta tentunya, Gubernur Jakarta harus bisa mengakomodir dan bersikap sebagaimana karakter warganya yang berbeda latar budaya. Betawi sebagai suku asli Jakarta tidak lagi bisa mendominasi mengingat Jakarta adalah ibukota Indonesia maka secara otomatis pun menjadi milik seluruh warga negara Indonesia. Kebesaran sikap warga betawi menjadi penting untuk menjadikan jakarta menjadi lebih dinamis. Gubernur Jakarta haruslah berjiwa pancasilais sejati yang juga berarti m
    Read More
- Next

Author

Saya adalah arsiparis di Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan. Saya juga ngajar Seni dan budaya di SMAM6 Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan. Yang pasti saya suka nulis itu saja.

Search

Recent Post